Dispar dan Politeknik ATMI Tinjau Dua Wahana di Pulau Kumala

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar,bersama Politeknik Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Solo, melakukan peninjauan sarana dan prasarana di Pulau Kumala, Senin (1/8/2022).

Kabid Pengelolaan dan Sarana Kepariwisataan Dispar Kukar M Rida Fatrianta mengatakan, bersama Politeknik ATMI meninjau sarana dan prasarana yakni, menara dan kereta gantung. Sebab puluhan tahun wahana tersebut tidak beroperasi.

"Sky tower dan kereta gantung merupakan wahana yang menarik di Pulau Kumala, maka dari itu kita mengidentifikasi apakah wahana tersebut bisa diperbaiki atau tidak, dan menurut identifikasi ATMI bahwa, wahana tersebut masih bisa diperbaiki," kata Rida Fatrianta kepada Poskotakaltimnews, di Pulau Kumala.

Sementara untuk biaya perbaikannya belum bisa dihitung, untuk menghitung biaya perbaikan, tentunya memerlukan kajian kajian. "Dengan peninjauan ini merupakan langkah awal Pemkab Kukar, artinya terkait mengoperasikan kembali, perlu dilakukan hitung hitungan yang matang, berapa estimasi pembiayaan, dan sisi pendapatan bisnis," ucapnya.

Ia juga menyebutkan, Dispar berusaha memperbaiki fasilitas yang ada di Pulau Kumala, salah satunya memperbaiki instalasi listrik dan air. Sehingga ketika Pulau Kumala dibuka, pengunjung dapat menikmati fasilitas yang ada.

Sementara Pulau Kumala belum bisa dibuka, sebab masih dilakukan perbaikan toilet umum, memotong rumput ilalang, dan membersihkan jalanannya. Rencana ditargetkan pertengahan bulan Agustus 2022, Pulau Kumala akan dibuka kembali.

"Kita juga menggandeng beberapa lembaga, seperti menggandeng Fakultas Pertanian Unikarta, dengan adanya pemanfaat itu, tentu bisa meringankan pekerjaan dan beban daerah untuk mengoptimalkan Pulau Kumala," jelasnya.

Dirinya berharap, ketika Pulau Kumala dibuka kembali dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan tentu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Yang penting perekonomian masyarakat dulu berjalan dengan baik, pelaku UMKM bisa berjualan lagi di Pulau, pengunjungnya banyak, tentu putaran ekonomi juga lancar," tutup Rida.(*riz/adv)